Minggu, 30 November 2014

Aku berbeda..




Kalian adalah lelaki yang baik..
Terima kasih  karena sudah menyukai saya, jika memang suka. Terima kasih karena sudah menyayangi saya, jika memang sayang. Dan terima kasih karena sudah mencintai saya jika memang cinta. SMS yang kalian kirim terkadang saya balas se-adanya. Inbox kalian di facebook keseringan tak terbalaskan. Saat masih punya BBM, terkadang ping kalian hanya saya read.Telpon kalian terkadang saya abaikan.


Di pikiran kalian mungkin saya gadis yang kejam. Ada beberapa diantara kalian yang menganggap saya jual mahal lahh, cuek lahh, sombong lahh dan banyak lagi yang lainnya yang mungkin melukai saya secara tidak langsung. Bahkan ada di antara kalian yang menceritakan kepada orang lain, dan saat orang itu menanyakan kenapa saya bertingkah demikian pada kalian saya hanya tersenyum. Saya tak punya kata-kata untuk dikeluarkan dari mulut ini. Saya tidak tahu alasan apa yang paling logis untuk bisa kalian terima.
Sebenarnya ada banyak yang ingin saya sampaikan pada kalian, saya ingin kalian tahu alasan atas perilaku saya. Satu inci pun pikiran untuk melukai kalian tidak ada sama sekali. Saya ingin membela diri atas sikap saya pada kalian. Saya harap jika kalian membaca ini, sudah bisa mengerti dan paham semuanya.
Tentu dari kalian ada yang masih ingat dengan beberapa percakapan ini..


Halo, apa kabar anggi?
Alhamdulillah baik, Anda?
Syukurlah. Alhamdulillah saya juga baik.


Anggi, lagi ngapain?
Belajar
Sudah makan belum?
Sudah
ohh baguslah, yang semangat yahh belajarnya :)

Anggi,lagi dimana?
di kost
malam minggu ini ada kegiatan apa?
nggak ada
mau jalan-jalan nggak?
maaf saya tidak bisa

Anggi :D
iya, kenapa?
Saya lagi di depan nunggu kamu, bisa ketemu sebentar?
-_-

Teman-teman bilang kalau Si A pintar, kerenlah, Si B cakep, manislah, Si C baik, perhatianlah. Kata mereka udah lampu hijau nih...tapi bagi saya akan tetap lampu merah.
Terkadang kalau saya ingat ini, saya jadi kasian sama kalian. Saya terlalu membentengi diri. Sedikit pun kesempatan untuk kalian tidak pernah saya sempatkan. Saya kejam, saya jahat,,tapi tidak begitu kenyataannya, saya harus tetap pada prinsip saya.
Anggi, kenapa nggak pacaran?
Nggak mau aja,
kenapa?
Nggak halal
Paling sering ditanyakan hal itu, apa pacaran itu harus bagi kalian? Kalau harus untuk mengenal satu sama lain tidak bagi saya. Aku berbeda

Aku berbeda dengan gadis-gadis itu..Aku tak tahu cara membalas godaan kalian..Aku tak tahu cara membalas rayuan kalian..Aku sangat kaku terhadap hal-hal seperti itu..Yang aku bisa hanyalah tersenyum dengan sikap kalian..Entahlah senyum itu tanda suka atau tidak atas sikap kalian aku tak pernah tahu sedikit pun..Bukannya aku aneh atau tak normal, hanya saja aku berbeda. Bisakah kalian mengerti??

Anggi, minta pinnya boleh?
nggak ada, perasaan udah 3 kali minta dehh. Kalau ada nanti saya kasi'
hehehe, :D

Percakapan kita sangat singkat bukan, dan terkadang sangat kasar. Saya tak tahu bagaimana menyampaikan alasannya. Saya harap dengan status-status di jejaring sosial itu kalian bisa mengerti. 

Ngakunya sih cinta, tapi buktinya kebanyakan ngajakin ke neraka...Mimpi neraka saja nggak berani. Kalau di ajak ke surga sih mau banget, tapi nggak gampang lohh..Harus punya kuncinya dulu (punya kuncinya pun kalau karatan pasti susah bukanya), harus taat rambu-rambunya, dan yang paling penting harus yakin surga itu benar-benar ada. Pahami baik-baik 

Dia adalah peyempuan yang berkata, "Tiap inci tubuhmu adalah keindahan. Laksana kertas putih dan bersih. Tangan laki-laki adalah lumpur yang kotor. Jangan biarkan tangan itu menyentuhmu kecuali dia telah mensucikannya dengan mahar dan ijab kabul."
  membaca peyempuan.


Saat ini saya sedang sibuk dan fokus pada agama, kuliah, keluarga, sahabat dan semua yang saya cintai. Saat ini saya tidak ingin diganggu. Saat ini saya masih ingin sendiri. Saat ini saya sangat menikmati keadaan saya yang seperti ini. Bantu saya, kumohon.
Saya sedang menunggu seseorang yang sedang berjalan kearahku saat ini. Saya yakin orang itu pasti datang. Apapun yang kulakukan dengannya akan bernilai ibadah dimata Tuhan kami. Makanya saya menunggu. Tuhan sedang merencanakan yang terbaik dengan cara dan waktu yang tepat untukku.

Sekarang kalian mengerti kan Aku berbeda :D
Sekarang kalian paham kan Aku berbeda:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar